Jumat, 30 November 2012

materi PAI kelas XI semester 2


KandunganSurat Ar Rum: 41-42

Manusia diberi tugas oleh Allah sebagai khalifah Allah di bumi. Sebagai khalifah di bumi, manusia bertugas mengurus dan mengelola bumi ini agar menjadi makmur dan diambil manfaatnya. Sebagai pengelola bumi, manusia diberi karunia berupa akal, sehingga dapat hidup bermasyarakat dan berkebudayaan dan dapat memanfaatkan segala sesuatu yang ada di alam ini.
Terkadang pemanfaatan terhadap alam tidak diiringi dengan pelestarian terhadapnya. Hutan digunduli dengan seenaknya, buang sampah sembarangan, dan lain-lain. sehingga hal ini menimbulkan suatu bencana yang terkadang mengancam nyawa manusia itu sendiri.
Ketika mengaji pada waktu kecil, Anda sering kali mendengar kisah-kisah tentang nabi dari ustad atau ustadah. Di antara kisah-kisah itu adalah tentang Nabi Nuh as., Nabi Luth as., Nabi Shalih as., dan lain-lain. Manusia yang hidup pada mass itu banyak sekali melakukan kerusakan-kerusakan di bumi. Sampai pada akhirnya Allah memusnahkannya. Misalnya pada kisah Nabi Nuh as., beliau beserta umatnya dapat selamat dengan cars menaiki sebuah perahu besar ketika banjir datang. Kisah ini dapat menjadi cermin dan pelajaran bagi kita.

Seperti telah dijelaskan dalam Alquran surah Ar 'Rum ayat 41-42 bahwa kerusakan itu telah terjadi di darat dan di laut. Hal ini disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri yang tidak mau menjaga kelestarian alam. Dalam ayat ini pula Allah Swt. menyuruh kita untuk melakukan perjalanan di muka bumi dan menengok kembali kisah-kisah umat terdahulu yang binasa karena ingkar kepada Allah.
Kandungan surat Al A'rof 156 - 158
a.    Dalam surah Al A'rof ayat 56-58  ini, Allah Swt. memerintahkan kepada manusia untuk menjac kelestarian alam dan tidak membuat kerusakan. Allah Swt. telah menciptakan alam dan seluruh isin) dengan baik, apakah kita akan merusaknya? Larangan untuk berbuat kerusakan di muka bumi ini WE dijelaskan dengan tegas oleh Allah dalam ayat ini.
b.      Selain itu, berdasarkan kandungan surah Al A'r-fff ayat 56-58 ini, kita harus rajin-rajin berdc kepada Allah dengan rasa takut dan harapan bahwa dog tersebut akan dikabulkan. Karena rahmat Alle sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Berdoa dapat dilakukan setiap saat, akan teta ada beberapa waktu yang apabila kita berdoa, insya Allah akan dikabulkan. Kemudian kita jugs diajarkE tentang adab dalam berdoa yang harus kita perhatikan dalam berdoa.

c.          Kemudian Allah Swt. telah menjadikan alam ini berjalan dengan teratur. Seperti hujan yang turL sehingga benih dapat tumbuh dengan subur. Hal itu hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semui Seperti itulah kiranya kita dibangkitkan kelak di hari kiamat. Sungguh, suatu kebesaran Allah yang waj kita pikirkan dan jadikan pelajaran. Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus selalu bersyukur atas ar yang kita terima dari Allah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar